
Derasnya arus perkembangan teknologi membuat dunia semakin terasa sempit. Dengan teknologi kita bisa mendapatkan informasi kapan saja dan dimana saja. Hanya dengan bermodalkan gadget sederhana saja seperti HP, kita sudah bisa memperoleh informasi yang kita ingin kan, bahkan kita pun bisa mengupload peristiwa yang kita temui sehari-hari menjadi berita yang dapat dilihat dan dibaca oleh semua orang dimana saja dan kapan saja.
Denpasar(04/04/08)- Era digitalisasi mau tidak mau juga membuat perubahan pada perkembangan media dengan munculnya fenomena seperti citizen journalism, blogger dll menjadikan berita tidak lagi di monpoli oleh media cetak mapun elektronik. Berdasarkan UU No. 40 tahun 1999 pada pasal 1 ayat 1 yang menyebutkan bahwa Pers adalah lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik meliputi mencari,memperoleh,memiliki,menyimpan,mengolah dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan,suara, gambar, suara dan gambar serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainnya yang menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia.
Segala jenis saluran yang dimaksud dalam UU tersebut juga termasuk saluran internet. "Koran elektronik nantinya bakal jadi kenyataan apalagi pasokan kertas semakin langka dan mahal" ungkap Bekti Nugrohu (Sekjen IJTI, Anggota Dewan Pers,dan Reporter RCTI) saat memaparkan materinya di sela-sela acara pelantikan Pengurus Daerah PERWAMI (Persatuan Wartawan Multimedia Indonesia) Bali dan Workshop Jurnalistik Multimedia yang diselenggarakan hari ini (04/04/08) di Nikki meeting Centre Denpasar, Bali.
Melihat pergeseran tersebut timbulah gagasan untuk membentuk PERWAMI."latar belakang dibentuknya PERWAMI karena kami juga ingin mengkoordinir blogger-blogger yang ada , selain itu PWI saat ini anggotanya sudah sangat banyak dan adanya perbedaan polapikir diantara anggota " ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat PERWAMI I made Nariana.
Blogger sendiri menurut UU tersebut juga diakui sebagai wartawan karena blogger juga mencari berita dan mengupload beritanya melalui saluran internet ke dalam blognya.
Dengan teknologi semua menjadi mudah, tidak hanya blogger situs portal berita juga merupakan media informasi yang dapat diakses dan menerima berita dari setiap orang ."Semua orang bisa menjadi wartawan, hanya dengan bermodalkan gadget sederhana seperti HP kita sudah bisa mengirim berita" Ungkap Bekti.
Kedepannya PERWAMI akan mendata blogger-blogger yang ada di Bali dan melakukan pelatihan kepada wartawan-wartawan supaya lebih profesional.
"Agenda kami saat ini masih akan meresmikan pengurus-pengurus dulu, kemudian mengadakan pelatihan kepada wartawan dan mendata blogger-blogger yang ada". Ungkap Made Nariana saat diwawancarai oleh putrarakyat diakhir acara.(*bm)
Segala jenis saluran yang dimaksud dalam UU tersebut juga termasuk saluran internet. "Koran elektronik nantinya bakal jadi kenyataan apalagi pasokan kertas semakin langka dan mahal" ungkap Bekti Nugrohu (Sekjen IJTI, Anggota Dewan Pers,dan Reporter RCTI) saat memaparkan materinya di sela-sela acara pelantikan Pengurus Daerah PERWAMI (Persatuan Wartawan Multimedia Indonesia) Bali dan Workshop Jurnalistik Multimedia yang diselenggarakan hari ini (04/04/08) di Nikki meeting Centre Denpasar, Bali.
Melihat pergeseran tersebut timbulah gagasan untuk membentuk PERWAMI."latar belakang dibentuknya PERWAMI karena kami juga ingin mengkoordinir blogger-blogger yang ada , selain itu PWI saat ini anggotanya sudah sangat banyak dan adanya perbedaan polapikir diantara anggota " ungkap Ketua Umum Pengurus Pusat PERWAMI I made Nariana.
Blogger sendiri menurut UU tersebut juga diakui sebagai wartawan karena blogger juga mencari berita dan mengupload beritanya melalui saluran internet ke dalam blognya.
Dengan teknologi semua menjadi mudah, tidak hanya blogger situs portal berita juga merupakan media informasi yang dapat diakses dan menerima berita dari setiap orang ."Semua orang bisa menjadi wartawan, hanya dengan bermodalkan gadget sederhana seperti HP kita sudah bisa mengirim berita" Ungkap Bekti.
Kedepannya PERWAMI akan mendata blogger-blogger yang ada di Bali dan melakukan pelatihan kepada wartawan-wartawan supaya lebih profesional.
"Agenda kami saat ini masih akan meresmikan pengurus-pengurus dulu, kemudian mengadakan pelatihan kepada wartawan dan mendata blogger-blogger yang ada". Ungkap Made Nariana saat diwawancarai oleh putrarakyat diakhir acara.(*bm)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar