Tampilkan postingan dengan label Pupuk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pupuk. Tampilkan semua postingan

Kamis, Maret 06, 2008

Emang enak makan pupuk bung!

Masalah pupuk untuk tanaman pangan adalah masalah nasional karena menyangkut masalah ketahanan pangan Indonesia. Jawa tengah adalah salah satu daerah penyangga ketahanan pangan nasional namun pupuk bersubsidi dilaporkan langka di enam kabupaten di Jawa Tengah seperti Sragen, Pemalang, Blora, Pati, dan Rembang. Hal ini dikeluhkan para petani yang tengah memulai masa tanam di awal tahun. Kelangkaan pupuk tersebut menyebabkan peningkatan harga-harga pupuk bersubsidi yang sampai ke tangan petani di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Kenaikan harga berkisar Rp. 1.600 s.d. Rp. 2500 per Kg. Padahal daerah ini mengalami baru saja mengalami bencana banjir yang menyebabkan gagal panen.

Kelangkaan diduga disebabkan oleh penyelewengan distribusi dari distributor hingga ke pengecer. Pengusutan penyelewengan distribusi pupuk bersubsidi di Jawa Tengah telah dilakukan oleh pihak-pihak terkait seperti Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) dan Panitia Khusus dari DPRD Blora. Para petani masih melakukan penanaman padi dengan penyubur tanaman lainnya namun tanpa pupuk panen terancam gagal.

Ternyata sekarang banyak orang yang senang by-pass. Langsung makan pupuknya, tidak usah menunggu padi hingga menjadi nasi.

Bagaimana di daerah anda?