(putrarakyat_makassar) Tanggal 25-28 Maret yang lalu saya mengikuti kajian paket BEM Universitas Negeri Makassar(UNM). Luar biasa aura yang yang melingkupi jalannya diskusi ini. bayangkan saja, kami berdiskusi mulai dari jam 21.00 s.d 24.00 ditemani 4 bungkus rokok Gudang Garam Surya, gorengan dan segelas teh hangat.
Pemateri dalam diskusi ini adalah Ust. Hamzah Fanzury, beliau aktivis dari Ikatan Remaja Muhammadiyah Sulsel. Tampangnya yang sederhana tertutup oleh pemaparan beliau yang cerdas, dinamis dan enak didengar. Mungkin anda pernah kenal dengan Prof. Anhar Gonggong, begitulah Kak Ancha (panggilan akrab Hamzah) menyampaikan ide-ide gilanya tentang Falsafah Gerakan Sosial. Saya mungkin hanya sekilas saja mengikuti isi dari diskusi ini, tapi saya sangat tertari dengan ungkapan beliau "tersesat dalam labirin pengetahuan". Tiap-tiap pernyataan beliau selalu membikin penasaran orang yang haus akan pengetahuan-pengetahuan baru, tidak cuma itu saja, beliau juga membumikan istilah-istilah yang kadang kita lebih mengerti dengan bahasa inggrisnya, seperti dia mengatakan istilah "anggitan", saya bingung ketika beliau berulang-ulang menyampaikan istilah itu, ternyata artinya adalah first step dalam segala hal.
Kekaguman saya berlanjut ketika para mahasiswa dari BEM UNM menyampaikan uraian, bertukar pikiran dan bahkan mendebat sang pemateri. Ungkapan-ungkapa cerdas dan kritis terlontar dari ide-ide mereka. Hal ini tidak saya temukan ketika saya kuliah di UGM Jogja dulu (yang terkenal konservatifnya).
Negara kita rupanya kurang memperhatikan generasi muda yang terus berbicara tanpa inginkan imbalan apapun dari negara ini. Saya sempat bertukar pikiran juga dengan Marx Syam (Ketua LMND Komisariat UNM) tentang kelanjutan bangsa ini. Saya terkagum-kagum dengan ide yang progresif dari sobat kita ini.
Yah begitulah sedikit kontribusi dari putrarakyat Makassar, sebanarnya masih banyak hal yang ingin kami sampaikan ke rekan-rekan semua, mungkin di akhir pekan ini saya baru bisa tulis,, salam pembebasan! hidup rakyat!
Pemateri dalam diskusi ini adalah Ust. Hamzah Fanzury, beliau aktivis dari Ikatan Remaja Muhammadiyah Sulsel. Tampangnya yang sederhana tertutup oleh pemaparan beliau yang cerdas, dinamis dan enak didengar. Mungkin anda pernah kenal dengan Prof. Anhar Gonggong, begitulah Kak Ancha (panggilan akrab Hamzah) menyampaikan ide-ide gilanya tentang Falsafah Gerakan Sosial. Saya mungkin hanya sekilas saja mengikuti isi dari diskusi ini, tapi saya sangat tertari dengan ungkapan beliau "tersesat dalam labirin pengetahuan". Tiap-tiap pernyataan beliau selalu membikin penasaran orang yang haus akan pengetahuan-pengetahuan baru, tidak cuma itu saja, beliau juga membumikan istilah-istilah yang kadang kita lebih mengerti dengan bahasa inggrisnya, seperti dia mengatakan istilah "anggitan", saya bingung ketika beliau berulang-ulang menyampaikan istilah itu, ternyata artinya adalah first step dalam segala hal.
Kekaguman saya berlanjut ketika para mahasiswa dari BEM UNM menyampaikan uraian, bertukar pikiran dan bahkan mendebat sang pemateri. Ungkapan-ungkapa cerdas dan kritis terlontar dari ide-ide mereka. Hal ini tidak saya temukan ketika saya kuliah di UGM Jogja dulu (yang terkenal konservatifnya).
Negara kita rupanya kurang memperhatikan generasi muda yang terus berbicara tanpa inginkan imbalan apapun dari negara ini. Saya sempat bertukar pikiran juga dengan Marx Syam (Ketua LMND Komisariat UNM) tentang kelanjutan bangsa ini. Saya terkagum-kagum dengan ide yang progresif dari sobat kita ini.
Yah begitulah sedikit kontribusi dari putrarakyat Makassar, sebanarnya masih banyak hal yang ingin kami sampaikan ke rekan-rekan semua, mungkin di akhir pekan ini saya baru bisa tulis,, salam pembebasan! hidup rakyat!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar