Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi NTB menerima laporan baru atas temuan dua Kasus HIV baru dalam dua bulan terakhir, hal inilah yang menambah daftar panjang Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) di NTB. KPA mencatat sebanyak 114 kasus HIV ditemukan sepanjang tahun 2001 sampai February 2008. Kota Mataram dan Kab.Lombok Timur tercatat dengan jumlah kasus tertinggi di NTB dengan 49 dan 23 kasus HIV. Menurut Rohmi Khoiriyanti Ketua Sekretariat KPA Provinsi NTB, temuan kasus baru tidak terlepas dari peran klinik VCT( Voluntary Counselling and Testing) yang mulai didirikan di beberapa daerah di NTB. Kelompok yang berprilaku berisiko tinggi terjangkit penyakit HIV yang meningkat dari tahun ketahun berasal dari kelompok pengguna narkoba jarum suntik (penasun) 675 orang, Penasun bukan pemakai 290 orang pasangan, Wanita penjaja Seks (WPS) 1.305 orang, pelanggan WPS 11.725 orang, homoseksual 11.915 orang, 525 orang waria, 1.185 orang pelanggan waria dan 1.340 orang narapidana.
melihat kondisi ini mengundang keprihatinan dari TGH. Muharraf Mahfudz BA, Ketua Komisi IV DPRD NTB yang akan mempercepat pembahasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai penanggulangan HIV/AIDS di NTB.(Jie)
melihat kondisi ini mengundang keprihatinan dari TGH. Muharraf Mahfudz BA, Ketua Komisi IV DPRD NTB yang akan mempercepat pembahasan mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) mengenai penanggulangan HIV/AIDS di NTB.(Jie)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar