Jumat, Maret 14, 2008
Mahasiswa: Kami adalah amanat rakyat
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Vox populi, vox dei Suara Rakyat adalah Suara Tuhan... Kami Putra Rakyat telah berikrar pada Tuhan untuk memperdengarkan Suara Rakyat.
| ":"")+(v_content[v_i][0]!=""?"":"")+v_content[v_i][1]+(v_content[v_i][0]!=""?"":"")+(!v_nS4?" |
3 komentar:
salam hangat dari Kupang!!!
setiap orang memiliki caranya dan kapasitasnya sendiri dalam mengemban amanat rakyat. setiap orang bisa jadi presiden, anggota DPR, mahasiswa, polisi, tentara, dll. Minimal menjadi warga negara yang baik kalau memang tidak bisa berkiprah secara langsung mengemban amanat rakyat. Yang jelas, peran apa pun yang kita lakukan jangan sampai berlebihan karena sehingga mencoreng sesuatu yang kita perjuangkan. IYA TO...
bener banget sih ga boleh berlebihan, tapi saya pikir kita perlu tinjau ulang demokrasi kita deh, kita bisa lihat rusia sekarang luar biasa kemajuannya, china apalagi, apakah kita perlu berubah menjadi seperti mereka dulu untuk bisa meninggalkan AGENDA-AGENDA BUSUK para pimpinan kita saat ini!
sebenarnya gak ada yang salah dengan demokrasi, dan kita gak perlu juga mencontoh atau meniru Rusia atau China atau USA, Indonesia memiliki karakteristik tersendiri dan sistem yang diterapkan di USA, Russia atau China belum tentu cocok di Indonesia.
Yang penting saat ini adalah memperbaiki sistem yang sudah ada. kapan kita mau maju kalo sistem nya diganti-ganti mulu...yang ada kita terus-terusan menuju titik "nol".
Aku agak setuju dengan Joko, terkadang teriakan rakyat yang kelaparan dan menuntut keadilan jarang sekali mendapat tanggapan, ironis..sebaliknya elemen pemerintah cenderung lebih concern pada hal-hal yang terlalu besas, sampai-sampai mengeyampingkan rakyat kecil.
Posting Komentar